“SANTUNKU”
Cipt.
Ainur Ridwan
Ku ingin jarum jam itu berputar kiri.. ku ingin masa itu terulang kutekuk
bagian kiri dan kanan pipiku.. menatap sebuah gambar yang kusimpan dalam memori
ponselku, dalam hatiku berkata “kalian
keluarga terbaik yang aku miliki” tak terasa pipi ini pun basah seketika
Ku ingat, waktu kedua telapak tangan kalian memegang erat pundak ku seraya
berkata “jagalah dirimu nak, hubungi kami bila kamu kekurangan sesuatu,
berusahalah tuk tidak menyusahkan orang sekitarmu”, santunku terdiam aku tak
dapat meluapkan sepatah katapun, air matapun membasahi pipi ini seperti
sekarang ini sangat mirip
ku benci, iya benci mengapa harus kutinggalkan kenangan masa indah itu,
masa dimana ku bercerita banyak padamu ayah, padamu ibu. Kalian sekarang
menganggapku sudah dewasa, padahal aku rindu .. aku ingin meluapkan kisah ku ..
keseharianku disini di dekat kalian dengan tatapan ekspresi masing masing
dari kalian.. tapi kalian jauh disana
ku harap, harapku kalian selalu sehat.. mendoakan anakmu ini selalu agar
ku bisa melepaskan sifat kekanak-kanakanku
ku batasi, batasi santunku aku tak terbiasa disini, tapi kalian selalu
mengajarkanku untuk tak membatasi santunku, kalian pedoman terbaik untuk ku
untuk menempuh hidup cerah yang akan datang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar