Jumat, 13 Januari 2017

Tentang dia

“Tentang dia”
Cipt : Ainur Ridwan
Cahaya nya mulai terbenam, angan dan harapan pun mulai pudar Satu persatu bebatuan yang tersusun mulai rapuh

Air mata pun tak kan bisa mengokohkanya takkan ada yang peduli dengan  air mata yang membasahi sanubari ini

Mungkin ku ingin dipahami juga ingin dimengerti tapi tak pantas karena ku sadar siapa yang ingin ku sanding

            Lampu jalan se akan menyorotku tanah bumi seakan menarik diriku menampakkan betapa bodohnya aku

            Tak ada suara yang kudengar seperti terpenjara dalam ruang waktu di saat kesepianku semakin memuncak

Hasrat ku yang tinggi saat ku ingin berdalih semuanya tentang dia adakah air mata yang sehina air mataku

Ku ingin mendengarkan suaranya yang sangat menenangkanku seperti antioksin yang menyembuhkan racun dalam hatiku


Kemarin hari ini esok dan selamanya hanya tentang dia dan selalu tentang dia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar